Menjual Clodi / Popok Kain Modern yang mudah di cuci ulang dan bisa di pakai lagi

Melayani Ecer dan Grosir

Rabu, 07 Mei 2014

Cara Cuci Clodi



Cara Cuci Clodi



Proses pencucian clodi merupakan bagian dari perawatan clodi. Proses pencucian yang benar akan membantu untuk mempertahankan agar clodi tetap awet dan berfungsi optimal. Selain itu juga, clodi perlu dilakukan perawatan secara berkala dengan stripping.


Berikut petunjuk pencucian clodi :


  • Untuk penggunaan pertama kali, di sarankan untuk dicuci terlebih dahulu (prewash) sebanyak 2 kali untuk menghilangkan kotoran atau residu pada waktu proses pembuatan clodi.
  • Pada proses pencucian clodi setelah pemakaian, lepaskan insert dari pocket atau covernya.
  • Apabila clodi terkena kotoran, semprot dengan air deras sehingga noda kotoran telah terbuang. Fleece yang lembut sangat mudah untuk dibersihkan.
  • Jika tidak hendak langsung dicuci, maka cukup peras clodi dan tempatkan pada tempat cucian kotor. Jangan rendam clodi dalam waktu yang lama karena dapat merusak bahan.
  • Sebaiknya cuci langsung setiap hari untuk menghindari bau dan noda yang menetap.
  • Gunakan free aditif detergen yaitu detergen yang bebas dari kandungan pemutih, pewangi dan pelembut.
  • Gunakan detergen dengan takaran 1/4-1/2 dari takaran normal yang dianjurkan tiap merk yang dipakai.
  • Sabun cuci piring dengan jeruk nipis adalah pembersih yag efektif dan aman untuk clodi, terutama pencucian pada kain microfiber (insert).
  • Kucek dengan lembut dan bilas sampai bersih tak berbusa.
  • Jangan DISIKAT untuk menghilangkan noda, noda akan hilang dengan alami setelah di jemur diterik matahari.
  • Pada insert, jemur diterik matahari atau angin-anginkan hingga kering.
  • Pada bagian Pocket/Cover, sebaiknya jangan di jemur langsung diterik matahari, karena dapat merusak lapisan luar sehingga tidak mampu lagi menahan bocor dengan baik, Pocket/Cover dapat hanya diangin-anginkan, karena Pocket/Cover biasanya lebih cepat kering.
  • Pencucian menggunakan mesin cuci akan lebih meringankan anda dan cepat untuk proses pengeringan.


Peringatan untuk pencucian menggunakan mesin cuci

o       Sebelum dimasukkan, rekatkan velcro/perekat pada laundry tab supaya clodi tidak menyangkut di pakaian yang lain.
o       Hindari menggunakan sabun laundri karena dapat meninggalkan sisa-sisa pada clodi yang akan menurunkan daya serap insert dan clodi cepat bau.
o       Saat pembilasan, atur pemakaian air dengan volume yang lebih banyak supaya lebih cepat bersih dari sisa busa.
o       Keringkan seperti biasanya.



Setelah clodi kering, maka dapat dipergunakan kembali dan tidak perlu DISETRIKA karena dapat merusak bahan. Jika clodi baik insert maupun popok kainnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka perlu untuk dilakukan stripping.



Semoga bermanfaat !!!

Investasi cerdas dengan cloth diapers


Investasi cerdas dengan cloth diapers

Pada era sekarang ini, kita dihadapkan dengan banyaknya produk-produk yang menawarkan segala sesuatu yang berbau instan atau praktis. Untuk kebutuhan mendasar bagi bayi seperti popok, para ibu pun sekarang mendapatkan pilihan penggunaan popok yang lebih praktis.
Kita tidak lagi harus bergelut dengan ompol bayi yang meluber kemana-mana, cucian bayi yang menumpuk karena celana, baju, bedong, sprei bahkan selimut tebal yang terkena ompol. Adanya produk yang lebih praktis, membantu meringankan para ibu dengan kesibukan aktivitas hariannya.

Sekarang ini, terdapat tiga jenis yang UMUM dikenal dan digunakan untuk bayi, yaitu :
  1. Popok kain serap biasa/popok tali
  2. Disposible diaper/Pospak (popok sekali pakai)
  3. Reusable cloth Diapers/Popok kain moderm/Clodi

Dari sisi kepraktisan, tidak dapat disangkal bahwa disposible diaper menempati peringkat pertama, karena sekali pakai langsung dibuang tanpa repot mencuci. Sedangkan popok serap biasa menjadi kurang praktis karena harus menggantinya setiap bayi pipis. Tidak ayal, perlengkapan  penyerta lain seperti bedong, alas ompol dan sprei pun sering terkena ompol dan menambah tumpukan cucian.

Dengan hadirnya popok kain moderm (reusable cloth diapers), telah memenuhi harapan banyak ibu sebagai solusi praktis penggunaan popok kain yang memiliki kemampuan daya serap layaknya disposibel diaper. Dapat dipakai berjam-jam, Ompol tidak meluber kemana-mana, nyaman di kulit tanpa takut kebasahan, hemat dan ramah lingkungan.

Disposible diapers sekarang ini telah merajai penggunaan popok bayi karena kepraktisannya. Namun hadirnya popok kain moderm akan memberikan nilai lebih dari sisi ekonomis. Jika kita termasuk orang yang sangat peduli dengan manajemen anggaran pengeluaran keluarga kita, maka sudah saatnya kita memperhatikan biaya kebutuhan popok untuk bayi kita.

Popok kain moderm menawarkan pilihan yang hemat dan ekonomis untuk kebutuhan popok bayi “ dalam jangka panjang“. Ingat yaa, dalam jangka panjang 2-3 tahun!!. Karena, sebagian dari kita mungkin pada awalnya merasakan kurang murah untuk harga popoknya, namun jika dibandingkan dengan pemakaian disposible diapers dalam jangka sepanjang itu, akan jauh lebih murah menggunakan popok kain moderm.

Namun jika ingin hemat lagi dan kita tidak merasa direpotkan untuk mengganti popok tiap bayi kita pipis, maka popok kain serap biasa adalah pilihan utamanya.

Mari kita bandingkan biaya pemakaian popok kain moderm dengan disposible diapers ya.

Note : Jika asumsi penghitungan menurut anda tidak rasional, silakan diabaikan saja ya !!

 
Kita Berhitung :
Kita asumsikan rata-rata para ibu yang menggunakan disposible diaper membutuhkan 5pcs/hari dengan kisaran harga 2000-2500 Rupiah/pcs (merk yang paling murah ya ?). Maka anggaran belanja yang harus disiapkan ibu untuk pemakaian disposible diapers adalah :

Perhari 5 x Rp 2.000,- =  Rp 10.000,-
Perbulan 30 x Rp 10.000,- = Rp 300.000,-
Pertahun 12 x Rp 300.000,- = Rp 3.600.000,-

Kebutuhan pemakaian popok pada bayi sebelum bisa toileting, rata-rata selama 2 tahun.
Bahkan bisa lebih dari 3 tahun. Jadi kebutuhan disposible diaper sejak lahir hingga usia 2 tahun membutuhkan anggaran :

2 x Rp 3.600.000,- = Rp 7.200.000,-

“Akan memakan banyak anggaran lagi jika memakai popok dengan kualitas lebih baik dan anak belum lepas-lepas juga dari popok hingga usia 3-4 tahun”.

Selanjutnya anggaran untuk pemakaian popok kain moderm.

Usia pemakaian popok, tergantung jumlah yang dimiliki, semakin sedikit semakin sering dipakai semakin cepat usang. Tidak beda dengan baju kita. Juga dipengaruhi oleh bagaimana kita merawatnya.
Rata-rata usia pemakaiannya adalah 2 tahun. Paling-paling harus ganti penyerap yang baru jika kondisi covernya masih baik.

Untuk produk local harga popok di kisaran Rp 60.000,-  - Rp 85.000,-, sedangkan untuk produk import Premium sekitar Rp 85.000,- - Rp 300.000,-. Mari kita ambil harga yang ditengah-tengah, yaitu harga tertinggi untuk produk local saja.

Kebutuhan popok sebanyak 5 pcs/hari. Berarti yang perlu disediakan adalah 10 pcs. Karena sebanyak 5 pcs dipakai hari ini dan dicuci-jemur, sedangkan 5 pcs lagi untuk keesokkan harinya.

Anggaran yang perlu dipersiapkan adalah :

10 pcs (popok kain moderm) x Rp 85.000,- = Rp 850.000,-/sekali beli untuk 2 tahun. Waah hemat sekali !!!

Silakan tambahkan sendiri untuk pengeluaran tambahan pada perawatan clodi seperti deterjen, air dan listrik, maka masih lebih hemat karena memang tidak begitu signifikan.
Kebanyakan para bunda tidak beli langsung banyak. Pertama-tama coba-coba dulu, nanti nambah sedikit-sedikit sesuai kebutuhan.

Apabila kita peduli terhadap anggaran pengeluaran kita, berapa biaya pengeluaran popok yang terpangkas dihitung selama 2 tahun adalah :

Disposible diapers = Rp 7.200.000,-/2 tahun
Cloth Diapers = Rp 850.000,-/sampai usang bisa lebih dari 2 tahun
Pengeluaran yang terpangkas sebesar Rp 7.200.000,- - Rp 850.000,- = Rp 6.350.000,-

Pemangkasan pengeluaran sebesar itu mengalahkan keuntungan dalam investasi emas sekalipun. Dan anda pun dapat mengalokasikan untuk kebutuhan yang lain.

Jadi perkiraan perhitungan diatas dapat menjadi pertimbangan bagi anda yang peduli dengan anggaran pengeluaran anda untuk memilih produk popok yang lebih hemat ekonomis namun tetap praktis dan nyaman bagi buah hati anda.

Tentukan pilihan anda sekarang juga. Jangan lewatkan moment-moment indah ber cloth diaper ria bersama jutaan penggunanya. Happy cloth diapering !!!!

Selasa, 06 Mei 2014

Apa sih Clodi itu....???

Dear ayah dan bunda,
Apa itu clodi?Mungkin sudah banyak yang tahu tentang istilah clodi ini.
Dan saya rasa masih banyak pula yang baru mendengar istilah tentang clodi.Karena berdasarkan pengalaman saya pribadi hingga saat ini para bunda yang pernah berinteraksi dengan saya baik itu yang tinggal di ibukota apalagi yang didaerah, mayoritas belum pernah mendengar tentang apa itu clodi.

Baik ayah dan bunda, saya jelaskan sedikit hal tentang clodi. Clodi adalah istilah yang dipakai oleh orang Indonesia untuk menyingkat istilah Cloth Diapers, atau bahasa Indonesia nya adalah Popok Kain.
Ya, popok kain untuk bayi kita. Namun popok kain ini tidak seperti popok kain tradisional yang sering dipakaikan oleh orang tua kita dulu. Clodi ini atau bisa disebut sebagai popok kain moderm, atau istilah lain reusable cloth diaper/popok kain cuci ulang, telah bertransformasi menjadi popok kain yang mempunyai bentuk dan efektifitas fungsi hampir seperti disposible diapers/popok sekali pakai yang telah lama dikenal dipasaran.

Sejarah clodi atau popok kain cuci ulang ini yang ada sekarang berawal dari sebuah inovasi yang dilandasi oleh keresahan dunia setelah ada penelitianyang dikembangkan oleh ilmuan Jerman tentang dampak buruk kemandulan pada pemakaian disposible diaper. Penelitian ini mengambil sampel orang-orang yang lahir pada tahun yang tidak lama setelah ditemukannya teknologi disposible diaper oleh Victor Miller, dan dihubungkan dengan persentase kemandulan, penelitian ini menemukan sebanyak 75% orang mengalami kemandulan. Berita ini menggemparkan masyarakat, sehingga banyak masyarakat yang berinisiatif untuk kembali menggunakan popok kain yang bebas bahan kimia berbahaya dan ramah lingkungan.

Dalam perkembanganya, para pelaku bisnis mencoba menangkap peluang ini dan membuat inovasi, demi inovasi untuk menciptakan produk popok kain yang dapat berfungsi layaknya disposible diaper yang mempunyai daya serap yang super hebat itu. Dan sekarang, clodi atau popok kain cuci ulang ini telah mempunyai bentuk dan daya serap dan daya tampung yang berkualitas dengan bahan yang semuanya aman dari dioksin maupun zat kimia berbahaya lainnya. Tentang clodi atau popok kain cuci ulang ini akan nyaman dipakai oleh bayi kita. Clodi juga memiliki beberapa nilai lebih yang patut dipertimbangkan sebagai pilihan utama popok bayi anda yaitu lebih sehat, ekonomis praktis dan ramah lingkungan.

Mari turut serta mengkampanyekan back to reusable cloth diaper dan memberikan edukasi kepada sesama akan pentingnya kenyamanan dan keselamatan bayi kita, ikut mempromosikan prilaku ramah lingkungan (go green)  dan tentunya produk clodi atau popok kain cuci ulang ini bisa menjadi investasi cerdas bagi ayah dan bunda.

Perbedaan Insert MicroFiber dan Insert Bamboo

Perbedaan Insert Microfiber dan Insert Bamboo

Bagi anda yang sedang mencari referensi perbedaan antara insert bamboo dan insert microfiber, silakan baca sedikit ulasan kami berikut tentang perbedaan dan keunggulan masing-masing jenis insert clodi tersebut

Memang, beragam tipe clodi membuat bingung anda yang masih belum berpengalaman tentang dunia moderm cloth diapers. Diantara ragam varian clodi yang dihadirkan, salah satunya adalah ragam insert/penyerap yang digunakan. Apakah kita ingin memilih insert jenis bamboo ataukah microfiber?

Insert bamboo memiliki karakteristik tekstur yang kesat halus, kontur yang lemas serta tipis. Insert bamboo yang beredar dipasaran, di klaim terbuat dari serat alami bamboo. Sedangkan insert microfiber terbuat dari serat sintetis dengan karakteristik sedikit kasar dengan kontur yang lebih kaku dan agak tebal dari pada insert bamboo.

Dari segi berat jenisnya, Insert microfiber jauh lebih ringan daripada Insert bamboo. Namun demikian, keduanya memiliki daya serap yang sama-sama tinggi.

Dalam penggunaannya, insert microfiber tidak bisa digunakan dengan cara bersentuhan langsung dengan kulit. Karena akan membuat kulit menjadi kering (karena daya serapnya). Oleh karena itu, produk yang beredar biasanya insert dilapisi dengan kain microfleece untuk penggunaan sebagai soaker pad pada diaper cover. Penggunaan insert microfiber pada diaper Pocket lebih umum karena lebih aman walau insertnya mengandung lapisan microfiber saja.

Berbeda dengan insert bamboo yang tidak bermasalah jika dalam penggunaannya langsung bersentuhan dengan kulit, karena tidak membuat kulit menjadi kering. Namun kelemahan pada insert bamboo terletak pada proses pengeringan yang lama dari pada insert microfiber. Lihat perbedaannya di tabel berikut :


 Produk yang beredar memiliki ciri khas masing-masing. Ada menggunakan lapisan microfiber murni, insert microfiber yang dilapisi kain microfleece. Ada insert bamboo murni, ada pula insert bamboo yang didalamnya dikombinasi dengan lapisan microfiber. Jadi perbedaan produk ini mempengaruhi kontur dan ketebalan produk yang dihasilkan.

Jadi perbandingan diatas dapat menjadi pertimbangan dalam memilih clodi yang cocok. Anda dapat memilihnya berdasarkan oleh kebutuhan balita anda serta sesuai selera dan gaya hidup anda.

Bagi anda yang baru mulai mencoba, anda dapat mencoba keduanya untuk memastikan mana yang lebih cocok dengan kebutuhan, selera dan gaya hidup anda

Smoga bermanfaat.
  
Berikut bentuk fisik dari insert bamboo (warna abu-abu) dan insert microfiber (warna putih)



Jumat, 02 Mei 2014

Only Clodi Babyland


Babyland Cloth Diapers : popok kain yang mudah dicuci ulang, sangat lembut untuk kulit bayi, mencegah iritasi dari bahan berbahaya pada popok sekali pakai.

Only Clodi Babyland  aj, tanpa insert....
Harga hanya Rp 45.000,-

Info selanjutnya hubungi di 0857-335-338-09 / pin BB: 224CC881
 
Saya tunggu bunda,,^_^
Thank You